Reaktivasi Jalur KA ke Bukittinggi untuk Peningkatan Potensi Pariwisata

Untuk mendukung industri pariwisata di Provinsi Sumatera Barat, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Republik Indonesia, Rini M Soemarno mengagendakan kunjungan ke provinsi tersebut pada Sabtu (25/2). Ia membawa misi untuk mensinergikan BUMN yang ada di wilayah ini. Dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Menteri BUMN langsung menuju Bukittinggi, kunjungan kerja ini diawali dengan meninjau lahan aset PT Kereta Api Indonesia, ex Stasiun Bukittinggi dan perkembangan realisasi program BUMN Hadir untuk Negeri di objek wisata Taman Panorama dan Lobang Jepang.

Rini mendorong agar pengaktifan kembali jalur kereta api dari Kayu Tanam menuju Bukittinggi, Sumatera Barat yang akan selesai selambatnya pada tahun 2018. “Kami dorong agar PT Kereta Api Indonesia untuk mempelajari bagaimana upaya reaktivasi ini dan bagi kepala daerah setempat kami harapkan dukungannya dengan menyurati Kementerian Perhubungan untuk memperlancar akses transportasi dari Padang ke Bukittinggi, sebab Bukittinggi merupakan kota sejarah dan memiliki destinasi wisata yang indah dan menarik untuk dikunjungi” ujar Menteri BUMN RI di Bukittinggi, Sabtu.

Rini menilai Sumatera Barat memiliki banyak destinasi wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan. “Seperti Bukittinggi sebagai salah satu kota tujuan wisata di Sumatera Barat, banyak wisatawan yang ingin berkunjung ke kota ini” ujarnya. Namun ia menyayangkan, saat di hari-hari besar waktu tempuh menuju kota itu dapat memakan waktu lebih lama hingga delapan jam. yang Disebabkan kepadatan arus lalu lintas karena jalur Bukittinggi dari Padang hanya satu jalur. “Ini yang harus dicari solusinya karena bisa saja berdampak wisatawan enggan datang, sebab hanya akan menghabiskan waktu di jalan saja. Berhubung sudah ada jalur kereta api, maka bersama Kemenhub kita upayakan reaktivasi jalur yang sudah ada,” katanya.

Direktur Logistik dan Pengembangan, Budi Noviantoro bersama Direktur Utama PT. Patra Jasa juga mendampingi Menteri BUMN untuk menjelaskan rencana pemanfaatan dan pembangunan di tanah KAI tersebut. Wali Kota Bukittinggi M Ramlan Nurmatias sangat menyambut baik upaya mengaktifkan kembali jalur kereta api menuju daerah itu, karena akan mendukung pariwisata. “Namun kami berharap bila memang diaktifkan kembali, jalur berada di atas bukan di jalur yang sudah ada sekarang karena perkiraan kami tetap akan ada kemacetan,” ujarnya.

Pada kesempatan ini pula Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang pariwisata bersatu memenuhi target wisatawan mancanegara 3 juta orang ke Sumatera Barat pada 2019. Komitmen tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian BUMN untuk mendukung program pemerintah dalam mencapai target 20 juta wisatawan mancanegara pada tahun ini. komitmen tersebut dituangkan dalam kerja sama Padang Charter untuk pengembangan destinasi, atraksi, konektivitas, dan amenitas di daerah tersebut. Ada juga program pemberdayaan masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, dan optimalisasi teknologi digital sebagai sarana pendukung.

Komitmen Padang Charter ini ditandatangani oleh Menteri BUMN, Rini M. Soemarno, Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan, dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah, serta perusahaan pelat merah lainnya, seperti PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan Hotel Indonesia Group. (PR KAI)

[whatsapp]

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

two + two =