Loko Uap E1060 (mak Itam) Siap Dioperasikan

mpkas.org – Senin, 20 Juni 2016, MPKAS menyempatkan diri untuk melihat secara langsung Loko Uap E1060 kebanggaan masyarakat minang yang dikenal dengan sebutan MAK ITAM. Loko Uap yang berbahan bakar batu bara ini memiliki sejarah panjang di Sumatera Barat, sehingga keberadaan Mak Itam di Sawahlunto menjadi hal yang sangat penting, mengingat sebelumnya berada di Ambarawa dan dengan inisiatif MPKAS dan kerja keras melobi berbagai pihak, akhirnya Mak Itam dapat Pulang kampung dan bersandar di sawahlunto.

Mak Itam dalam Perjalanan Pulang kampuang via jalur darat
Mak Itam dalam Perjalanan Pulang kampuang via jalur darat

Sejak kepulangan Mak Itam pada desember 2008, sejak itu Mak Itam kembali menjadi ikon pariwisata Sawahlunto. Bunyi khasnya yang sungguh menjadi daya tarik tersendiri, dari Loko yang kabarnya hanya ada lima di dunia.

Mak Itam diharapkan dapat dioperasikan kembali untuk menarik KA penumpang dalam waktu dekat. Pengoperasian kembali Mak Itam ini sangat didukung oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar. Hal ini diungkapkan oleh Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saatmeninjau langsung percobaan operasional lokomotif uap ini dari keluar dipo hingga menyusuri rel di Stasiun KA Kampung Teleng. Peninjauan langsung ini juga dihadiri oleh Walikota Sawahlunto beserta Wakil, Bupati Tanah Datar, Irdinansyah Tarmidzi, serta sejumlah pejabat pemerintah kota (pemko) danpemerintah kabupaten (pemkab) lain di Sumbar.

e1060

Loko uap Mak Itam ini kaya dengan sejarah. Keberadaan Mak Itamini sangat mendukung Sawahlunto yang sedang bersiap menjadi warisan dunia sebagai kota industri tambang batu bara versi UNESCO. Pemprov Sumbar tentu siap mendukung Mak Itam ini yang juga menambah kekayaan destinasi pariwisata kita di ranah Minang ini, ujarNasrul Abit.

Nantinya, lokomotif uap legendaris ini akan dioperasikan sebagai KA Wisata di Sawahlunto menurut Walikota Sawahlunto, Ali Yusuf. Ali menegaskan akan meluncurkan kembali layanan KA Wisata ini secepatnya.

Kalau bisa lebaran nanti Mak Itam sudah beroperasi kembali. Sekian bulan ini Mak Itam rusak, banyak masyarakat dan wisatawan yang bertanya-tanya maka sebentar lagi Mak Itambisa kita nikmati kembali, tegasAli.

MPKAS dalam kunjungan ke Diponya di sawahlunto langsung bertemu dengan Bpk. Nazaruddin, Bpk. Cahyono dan bpk. Julius, 3 orang staf KAI yang bertugas penuh dan khusus menjaga Mak Itam.

Ki-ka : Nazaruddin, Cahyono, Julius, Yuhefizar aka ephi Lintau (MPKAS) di depan Mak Itam
Ki-ka : Nazaruddin, Cahyono, Yuhefizar aka Ephi Lintau (MPKAS) dan Julius di depan Mak Itam

Mak Itam sudah siap beroperasi ujar pak nazaruddin bersemangat, besar harapan kami agar mak Itam ini segera beroperasi, dan momen lebaran tahun ini adalah waktu yang tepat lanjut beliau.

Melihat kondisi Mak Itam yang sangat “segeh/mengkilat” sungguh menjadi tidak sabar melihatnya berjalan diatas rel dengan membawa penumpang disertai suaranya yang khas, yang nantinya akan menjadi nostalgia yang tak terlupakan.

Disamping itu, kondisi rel yang tepat berada di depan Mak Itam saat ini mendesak juga diperbaiki, karena sedikit terban, kata Pak Cahyono.

Sementara Bpk. julius mengatakan bahwa saat ini hanya butuh instruksi dari Pemkot Sawahlunto saja untuk pengoperasiannya, dan kami siap untuk melaksanakan.

Besar harapan kita semua, atas semua support yang telah diberikan oleh semua pihak, pemprov sumbar dan pemkot sawahlunto, Semoga pengoperasian mak itam di hari raya nanti menjadi nyata. Aamiin. salam MPKAS. [Ephi]

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 − three =