Kereta Wisata Singkarak Aktif kembali

PADANG, KOMPAS.com – Setelah sempat berhenti beroperasi selama satu kali, Kereta Wisata Danau Singkarak jurusan Kota Padangpanjang-Kota Sawahlunto dipastikan bakal beroperasi lagi mulai Minggu (17/10/2010) mendatang.

Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat Yudith Harrianto, Rabu (13/10/2010) di Kota Padang mengatakan, pengoperasian kembali kereta wisata itu didasarkan atas pertimbangan kepentingan kereta tersebut sebagai salah satu ikon pariwisata Sumbar.

Menurut Yudith, kereta wisata tersebut sebelumnya dihentikan sementara operasinya yang muaranya pada faktor keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta. Penghentian sementara operasi kereta itu sebelumnya direncanakan pada setiap kali kereta itu beroperasi di hari Minggu pada bulan Oktober yakni tanggal 10, 17, 24, dan tanggal 31.

“Intinya untuk keselamatan, karena ini musim hujan ada banyak titik longsor dan banjir,” kata Yudith. Selain itu, imbuh Yudith, umur kereta yang digunakan juga sudah tua dengan sistem pengereman, kelistrikan, dan boogie yang kerap bermasalah dan empat gerbong kereta tersebut yang mulai keropos karena penempelan stiker komersial.

Yudith mengatakan, gerbong-gerbong yang keropos tersebut rencananya akan dicat ulang dengan perkiraan waktu pengerjaan selama satu pekan untuk setiap gerbong. Dengan demikian, terkait dioperasikannya lagi Kereta Wisata Danau Singkarak sejak Minggu (17/10/2010) mendatang, maka untuk sementara hanya akan terdiri atas tiga gerbong yang dihela lokomotif BB 204.

“Kita dukung pengembangan pariwisata Sumbar, pemerintah daerah tidak usah khawatir. Namun kami juga meminta pemerintah kabupaten/kota yang wilayahnya dilewati kereta wisata ini membangun halte agar kereta bisa berhenti dan penumpang bisa menikmati sajian hiburan atau kesenian yang dipentask an di lokasi tersebut,” kata Yudith.

Kewajiban-kewajiban tersebut di antaranya ialah dengan memberi subsidi biaya operasi, menyiapkan agenda wisata, dan m engawal sampai PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumbar mencapai titik impas (break even point). Nota kesepahaman yang berlaku lima tahun sejak 2007 itu hingga saat ini relatif masih belum terlihat kenyataannya di lapangan.

Saat ini, selain Kereta Wisata Danau Singkarak PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat juga mengoeprasikan Kereta Wisata Dang Tuanku jurusan Padang-Pariaman, Kereta Wisata Lubang Kalam Mak Itam jurusan Sawahlunto-Muaro Kalaban, dan kereta kelas ekonomi Sibinuang jurusan Padang-Pariaman. Selain itu dioperasikan pula kereta barang dengan angkutan semen curah PT Semen Padang dari Indarung ke Pelabuhan Teluk Bayur, Kota Padang.

Sumber : http://travel.kompas.com/read/2010/10/13/21155166/Kereta.Wisata.Singkarak.Ak

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

five × 4 =