Jalur Kereta Api di Atas Jalan Raya Kota Bukittinggi Segera Terwujud

BUKITTINGGI – Menindak lanjuti kedatangan Menteri ESDM Rini Soemarno ke Bukittinggi Maret lalu, PT.Kereta Api Indonesia (PT.KAI) telah mempersiapkan pengaktifan kembali jalur kereta api yang melewati kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Berkaitan dengan akan dimulainya sosialisasi di Kota Bukittinggi, Manajer Aset PT.KAI Divre II Sumatera Barat, Martalius beserta Manajer Pengamanan Aset AKBP. Asmar Yunus, dan Asisten Manajer Penertiban Alebra menemui Walikota Bukittinggi, H.M.Ramlan Nurmatias, Selasa pagi (25/4/2017) di Ruang Kerja Asisten III Setdako Bukittinggi. Dalam pertemuan itu Walikota Bukittinggi juga didampingi Asisten III dan Kabag Humas.

Kedatangan Martalius manajer aset PT.KAI Divre II Sumatera Barat beserta 2 orang manajer lainnya adalah untuk menemui Walikota Bukittinggi dalam rangka memberitahukan tentang rencana pengaktifan kembali jalur kereta api di Kota Bukittinggi, dan sekaligus meminta izin kepada Walikota untuk melakukan sosialisasi dan penertiban beberapa waktu kedepan.

Jika Walikota mengizinkan, PT.KAI segera menyusul dengan surat resmi. Menurut Martalius yang juga diamini AKBP Asmar Yunus dan Alebra, di Bukittinggi jalur kereta api yang akan diaktifkan berada di area Stasiun untuk jalur kereta api Padang Panjang-Bukittinggi-Payakumbuh.

“Menurut rencana mulai Mei PT.KAI akan melakukan sosialisasi dengan masyarakat Kota Bukittinggi, bulan Juni-Juli mempersiapkan lahan dan bulan Agustus melakukan peletakan batu pertama. Bahkan peletakan batu pertama akan dilakukan oleh Presiden RI, Joko Widodo. Sementara Menteri ESDM Rini Soemarno juga akan datang kembali ke kota Bukittinggi pada pertengahan Mei,” ujar Martalius.

Sementara Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyambut positif pengaktifan kembali jalur kereta api di kota Bukittinggi sepanjang 5,7 Km, dari batas kota yang terletak di Jambu Air sampai Garegeh.

“Sosiliasinya PT.KAI dengan masyarakat di lokasi tempat terbuka, jangan di dalam kantor,” pintanya.

Dia pun mendukung seratus persen pelaksanaan tersebut. Jika terjadi masalah Ramlan Nurmatias berharap PT.KAI dapat memberi kabar segera, sehingga dapat ditindak lanjuti. Menurutnya, tentu PT.KAI telah melengkapi sosialisasi dan penertiban dengan data yang lengkap. Untuk itu Ia menyarakan untuk juga mengikut sertakan Muspida sehingga satu kata dalam penyelesaian jalur kereta ini. Agar nampak hasil langsung, pada saat membuka lahan, disamping itu juga menyarakan agar langsung membawa alat berat sehingga penertiban dapat langsung berjalan.

Setelah pertemuan PT.KAI dengan Walikota Bukitinggi, siang harinya, Ramlan Nurmatias memperjelas kepada awak media, segera mungkin Menteri ESDM mempercepat pelaksanaan pengaktifan jalur kereta api, diperkirakan setelah Hari Raya Idul Fitri diadakan sosialisasi PT.KAI dengan masyarakat untuk mengembalikan lahan jalur kereta api yang dipakai.

Ramlan Nurmatias meminta kepada Menteri ESDM untuk membuat jalur kereta api di atas jalan raya, dengan alasan seandainya jalur kereta api dibawah akan terjadi kemacetan total, karena jalan raya di kota Bukittinggi pendek-pendek, hal itu disetujui Menteri ESDM. (Iwin SB). Sumber : http://minangkabaunews.com

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 + seventeen =