Halal Bihalal dan Pembentukan Struktur MPKAS

Assalamu’alaikum Wr Wb rekan2 MPKAS  serta adi dunsanak semuanya,

Pertama-tama izinkan kami keluarga besar MPKAS mengucapkan Selamat hari raya Idul Fitri 1429 H, minal aidin walfaidzin, mohon ma’af lahir dan bathin kepada rekan2 semuanya, semoga puasa kita pada Ramadhan tahun ini akan menghantarkan kita ke tingkat Taqwa sebagaimana janji Allah SWT, amin yarrabal’alamin.

Alhamdulillah dalam lebaran tahun ini saya dan keluarga berkesempatan untuk berlebaran di Ranah Minang. Dan pada tanggal 8 Oktober 2008, telah diadakan halal bihalal kecil2an dengan teman MPKAS Sumatera Barat di Restoran Duduak baselo Lubuak Idai dan sekaligus membentuk Pengurus MPKAS Sumatera Barat yang nantinya akan mewakili dan bertindak atas nama MPKAS,untuk memudahkan koordinasi antara MPKAS sendiri dengan instansi2 terkait lainnya di Sumatera Barat seperti Pemprov Sumbar, PT.KAI Divre II Sumatera Barat, PEMKO/PEMKAB, DPRD, ASITA, Pers, dsb. Diharapkan juga MPKAS Sumatera Barat nantinya akan berkembang dan lebih aktif lagi berpartisipasi dalam kegiatan perkeretapian di Sumatera Barat dan merangkul lebih banyak lagi para pencinta Kereta Api di Ranah tercinta Seperti Sanak Fikri Raja dsb,karena memang di Sumatera Barat Ranah tercintalah terdapat Kereta Apinya.

32
Mas Tyo dan Ephi Lintau

Dari diskusi selama halal bihalal diputuskan bahwa Pengurus MPKAS Sumatera Barat akan terdiri dari Koordinator2 saja dan tidak usah pakai Ketua, wakil ketua dsb. Dengan maksud untuk menghindari kerancuan kepengurusan nantinya karena dipengurusan MPKAS sekarang sendiri juga sudah ada Ketua, Sekjen, wakil Sekjen, bendahara dsb.

33
Kurnia dan Sri Setyawati

Dari hasil musyawarah dan mufakat maka diputuskan, Koordinator Umum MPKAS Sumatera Barat akan dijabat oleh Sdr.Ephi Lintau, dengan 2 Koordinator lainnya juga akan dijabat oleh Uni Sri Setyawati dan Mas Tyo. Teman2 lainnya seperti Yanti, Hendri, Pak Ali, silahkan juga menjadi Koordinator di bidang masing2. Misalnya Koordinator Dokumentasi dan Transportasi dsb.

31

Pada prinsipnya Jabatan tersebut hanya untuk memudahkan identitas kita apabila MPKAS Sumatera Barat berhadapan dengan instansi lainnya di Sumatera Barat,khususnya dalam rapat2 koordinasi kegiatan Perkereta Apian di Sumatera Barat yang melibatkan rekan2 MPKAS. Jadi Siapa pun silahkan maju menjadi Koordinator bila ada dari rekan2 yang lain berhalangan.

Terakhir atas nama MPKAS, saya mengucapkan terimakasih banyak kepada rekan2 MPKAS Sumatera Barat yang telah berbuat tulus dan ikhlas selama ini, dari Si Binuang sampai ke Dang Tuanku, semoga ini semua akan menjadi amal saleh bagi kita semua dimata Allah SWT, Amin.

Ki-ka : Pak Ali, Mas Tyo, Ephi Lintau, Hendri
Ki-ka : Pak Ali, Mas Tyo, Ephi Lintau, Hendri

Demikianlah secara singkat laporan dari acara halal bihalal kecil2an MPKAS Sumatera Barat, semoga Allah yang maha kuasa akan meridhoi setiap niat tulus dan usaha MPKAS untuk memajukan kembali dunia Perkereta Apian di Sumatera Barat,Amin yarrabal’alamin.

Sebagai tamabahan informasi lainnya mengenai Perkembangan KA Wisata Sumatera Barat:

MPKAS juga berkesempatan bertemu dengan Pak Husein Nuroni Kadivre II Sumatera Barat pada tanggal 8 Oktober tersebut, dan dapat beberapa catatan dari beliau mengenai perkembangan Kereta Api Wisata sbb:

1.Gerbong baru KA Dang Tuanku yang saat ini dioperasikan sementara ke Pariaman yang merupakan bahagian dari KA Sibinuang, ternyata sangat diminati oleh para wisatawan,sehingga lima hari lebaran kemarin jumlah peminat sehari2nya rata2 melebih dari jumlah daya tampung KA yang tersedia (+/-800 orang),sehingga hampir 300 orang setiap harinya terpaksa ditolak dan tidak bisa terangkut oleh KA Si Binuang.

2.Anggaran APBD Propinsi sebesar Rp.500 juta yang telah disetujui oleh DPRD,InsyaAllah akan dapat dipergunakan untuk perbaikan bantalan dan jembatan sampai ke Padang Panjang.Pak Kadive berharap KA wisata ke Padang Panjang sudah dapat dioperasikan sebelum liburan panjang akhir tahun 2008 ini,karena dari pengamatan selama pulang kampuang bahari Rayo tahun ini,Minang Fantasi (Water BOOM) di Padang Panjang ternyata sangat diminati oleh para wisatawan yang membuat pengunjung membludak luar biasa dan menyebabkan kemacetan luar biasa di Padang Panjang khususnya di Daerah Minangkabau Village yang menyebabkan waktu tempuh dari Padang -Padang Panjang terus ke Bukittinggi menjadi 9-12 jam.Kalau  Kereta Api wisata dari Padang ke Padang Panjang dapat dioperasikan sebelum liburan sekolah anak2 akhir tahun ini,diharapkan sedikit banyaknya akan dapat mengurangi kemacetan hebat di Padang Panjang khususnya di daerah Minang FANTASI dekat Sate Mak Syukur yang terkenal tsb.

3.Jalur KA Wisata dari Padang Panjang ke Sawahlunto,InsyaAllah akan dapat direalisasikan tahun 2009 nanti,dengan akan dianggarkannya Rp 70 Milyar rupiah dari Dirjen Perkereta Apian,untuk perbaikan bantalan dan jembatan sampai Sawahlunto.

4.Bukittinggi Sebagai Landmark wisata Sumatera Barat ternyata sangat sembrawut sekali pada Musim Pulang kampuang tahun 2008 ini,dari Padang Panjang ke Bukittinggi terjadi kemacetan hebat dari Pandakian Penyalaian sampai ke Bukittinggi kecepatan mobil hanya bisa 3km/jam,di dalam kota Bukittinggi sendiri kecepatan mobil hanya bisa 1km/jam, dan dari Bukittinggi Kearah Baso Payakumbuh,kecepatan mobil 2km/jam.

Mungkin 10-15 tahun ke depan kecepatan mobil pada musim pulang kampuang bahari rayo hanya bisa 0 km/jam.

Mungkin sudah saatnya kita memikirkan untuk menghidupkan kembali KA Wisata dari Padang Panjang-Bukittinggi- Payakumbuh,walaupun tentunya ini bukan pekerjaan mudah.

5.Rencana pembuatan Shorcut Tunnel,terowongan dari Indarung (Lubuak Paraku) ke Solok dengan panjang -/+9Km yang nantinya akan membuat jalur lingkar KA wisata Padang-Solok-Singkarak-Padang Panjang-Padang,saat ini masih dalam pembicaraan.

6.Loko Uap ex Sumbar yang sekarang berada di Ambarawa,InsyaAllah akan dapat pulang kampuang dalam waktu dekat ini.

Kesimpulan :

Alhamdulilah bersyukur kita kepada Allah SWT, ide,inisiatif serta konsep KA wisata Sumatera Barat yang diusulkan dan telah dipresentasikan oleh MPKAS baik kepada Pemprov Sumbar, PT.KAI Divre II Sumatera Barat, Pemkab/Pemko Sumbar,DPRD,Dirjen Perkereta Apian,kalangan Pers,para tokoh2 minang di Ranah maupun di Rantau,kalangan Akademisi, sepertinya sedikit banyaknya sudah dapat diterima dan direalisasikan.

Untuk itu izinkan saya pada kesempatan ini mengucapkan ribuan terimakasih dan penghargaan yang setinggi2nya kepada semua rekan2 MPKAS dan seluruh dunsanak di Palanta rantau net, khususnya kepada Alm Pak Chaidir Nien Latief dan keluarga, Urang tuo ambo nan ambo banggakan Pak Saaf nan luar biasa, Mak Ajoduta nan jauh di mato tapi dakek di keyboard, Kanda ambo nan indak lakang dek paneh dan indak lapuak dek hujan Da Nofrin, Sanak Alizar, Mak Darul, Da Chairul Alfie, Sutan Mudo Johan Backir, Sanak Ephi Lintau, Ni Sri, Yanti, Dinda ambo nan elok hati Ronal Chandra, Sanal Miko Mikardo, Sanak Hadi Saputra, Sanak Nanang, Sanak Hendri, Pak Ali, serta seluruh dunsanak di Palanta Rantau Net, teriring doa kita semua, semoga niat ikhlas dan usaha keras kita untuk menghidupkan kereta api kembali di Sumatera Barat akan dicatat oleh Allah sebagai tabungan amal ibadah kita semua di akhirat kelak, Amin yarrabal’alamin.

 

Wassalam,
Kurnia Chalik
Ketua II MPKAS

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 × 3 =