Foto2 KA Sumbar Tahun 1985

Barusan saya perhatikan lagi baik2 foto2 dari link ini: 
http://mpkas.org/west-sumatra-august-1985/
Ternyata memang ada puluhan Loko Uap kita dulu. Lihat saja serinya dari foto 
tsb yg ada: E-1007 hingga E-1061. Saya awalnya agak setengah kurang percaya 
juga bahwa salah seorang Kepala Stasiun di Sumbar mengatakan dulu ada sktr 50 
unit lebih Loko Uap ini. Lalu dijual sbg besi tua semuanya kecuali dikirim 
masing-masing satu unit ke Taman Mini dan Ambarawa. Info dari salah satu member 
kita di milis, besi-besi Loko tsb digunakan untuk mensuplai salah satu pabrik 
baja di negara ini, kata beliau. Sampai sejauh mana kebenaran berita ini, kita 
belum punya buktinya. Kecuali PT KAI bersedia melakukan bantahan secara 
tertulis. Agar tidak terjadi kesimpang siuran sejarah, kalau memang dirasa 
perlu pelurusan info tsb...

Sebetulnya berapa besar sih produksi Batubara kita dulu sehingga diperlukan 
sekian puluh unit Loko Uap...? Belum lagi ditambah dg seri BB-204. Adakah 
dunsanak yang bisa membantu hitung-hitungannya...? Riri biasanya selalu kayak 
kamus nih...:)

Saya semakin kagum dg kekayaan KA kita di Sumbar, luar biasaa... Jadi tidak 
salah lah kalau kita harus ikut membantu me-revitalisasi KA di Sumbar ini. 
Jalur tidur ke BUKITTINGGI dan PAYAKUMBUH menunggu dukungan kita semua...! 
Jangan sampai hilang tuh sejarah legendaris Mak Itam dan Kejayaan KA di 
Sumbar...! Walaupun pasti akan selalu ada pro dan kontra untuk itu.

Pak Jusuf Kalla melalui Firdaus SSM katanya sudah pesan agar jalur ke 
Bukittinggi kalau bisa segera bisa dihidupkan kembali. Dunsanak kita Kurnia 
Chalik, Ketua II MPKAS, sudah mulai melakukan lobby-lobby ke bbrp Kepala Daerah 
terkait dan membuat rencana-rencana berikutnya... Nanang Asfarinal, Kepala 
Divisi Pariwisata MPKAS, sudah mengusulkan diadakannya Pameran Foto-Foto KA di 
sktr Jam Gadang utk membangun Opini Publik... Berhasil atau tidak, itu urusan 
nanti. Yang penting dimulai aja. Tapi tantangannya jelas lebih berat dari 
pembukaan jalur Padang - PP - Solok - Sawahlunto.

Semoga semua rekan-rekan Media yang saya bcc di email ini juga tetap bersedia 
ikut membantu untuk membangun Opini Publik tsb. Agar Bapak-Bapak Pejabat kita, 
Anggota Dewan yth, baik didaerah maupun di pusat, terbantu dan terbuka matanya 
dengan lebih mudah agar "berani ngetok palu" dan menurunkan bantuannya ke 
Sumbar, LAGI...:) Terima kasih.

Salam,
Nofrins

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 + 10 =