Dubes India Naik KA Wisata Padangpanjang-Sawahlunto

Tepat pukul 08.30 WIB, Minggu pagi (21/6) tadi, Duta Besar India untuk Indonesia, Biren Nanda bertolak dari stasiun tua Kereta Api di Pasausang Kota Padangpanjang ke Kota Sawahlunto dengan kereta api wisata (KAW). Rombongan Dubes, 6 orang, didampingi beberapa pejabat Pemko Padangpanjang menempati kereta eksekuif bagian depan.

Sementara sejumlah kereta (Diresi) lain dalam rangkaian KAW ke Sawahlunto pagi tadi, sebagian besar kereta ekonomi, merupakan penumpang umum. Begitu juga dua kereta kosong dibagian belakang sekali, dimana penumpangnya menunggu di Stasiun KA Batutaba, pantai Danau Singkarak, sekitar 13 KM dari Kota Padangpanjang.

Perjalanan KA Padangpanjang-Sawahlunto merupakan rute sangat menarik dan kaya pesona alam. Sebab dari rute yang melintasi Kabupaten Tanahdatar, Kab. Solok, Kota Solok disamping Kota Padangpanjang dan Sawahlunto itu, antaralain bisa dinikmati pemandangan areal pertanian, Danau Singkarak, lobang kelam, disamping pemukiman pedesaan dan perkotaan.

Sebetulnya, karena minggu ke-3 Juni ini sudah mulai liburan sekolah dan kuliah, diantara ratusan pengunjung yang hadir di stasiun menurut Kepala Stasiun KA Padangpanjang, Kaswar, masih banyak yang mau beli tiket. Tapi karena tiket sudah habis terjual sesuai jumlah kursi, mereka tak bisa ikut menikmati perjalanan barengan dengan Dubes India itu. Dubes Biren Nanda tiba di Stasiun KA Pasausang, Padangpanjang, pagi itu sekitar 15 menit sebelum KAW berangkat.

Kedatangan Dubes disambut dengan suguhan siriah di carano oleh Uda-Uni Kota Padangpanjang tahun 2007, Yosi dan Doni didampingi oleh Wakil Walikota H.Edwin bersama anggota Muspida dan pejabat terkain lain. Terus, dilanjutkan ekspost singkat oleh Wakil Walikota H.Edwin sekedar mengenalkan keberadaan kota tua berusia 218 tahun itu.Diantaranya, sebagai kota pegunungan yang terletak di pertigaan jalan darat di tengah Pulau Sumatera,

Padangpanjang memiliki iklim yang sejuk, pemandangan yang indah dan ramai dilewati kendaraan. Sementara sebagai kota yang sudah tampil jadi pusat pendidikan Islam di tanah air sejak lama (1915 M), kota ini selain dijuluki oleh masyarakat luar sebagai Kota Serambi Mekah yang sudah dikukuhkan jadi julukan kota lewat sidang istimewa DPRD pada 23 Maret, dan Perda pada 2002.

Selain itu juga dikenal sebagai kota pelajar. Usai ekspost singkat oleh Wawako Edwin, kartena waktu kasip, memang tidak ada acara lain seperti kesenian, juga tidak sejenis kata sambutan dari sang Dubes. Tapi kehadiran rombongan Dubes Biren, tampak dapat sambutan dari pengunjung, seperti terlihat dari lambaian tangan mereka saat Dubes akan naik KAW dan saat KAW mulai bergerak meninggalkan stasiun kota itu menuju Sawahlunto.

Yang juga menarik, kehadirannya yang singkat di Padangpanjang, Dubes Biren Nanda tampak menikmati iklim kota yang sejuk, dan keindahan pemandangan alam pegunungannya (Gunung Merapi, Singgalang dan Tandikek) serta Bukit Tui di selatan kota itu. Ikut hadir menyambut rombongan Dubes Biren, Kapolresta AKBP Wisnu Andayana, Ketua Pengadilan Agama, Dan Secata-B, Asisten-I Setdako Amrizal, Kepala Dinas Porbudpar Zulkarnain, Wakil Kadivre PT.KAI Sumbar Busrizal, dan pejabat terkait lain disamping ratusan undangan/pengunjung lainnya. (*)

http://padang-today.com/?today=news&id=7109

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

11 − 8 =