Buka Puasa Bersama MPKAS di Jakarta

mpkas.org – Dalam upaya untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama anggota MPKAS, maka Ir. Kurnia Chalik selaku ketua MPKAS memprakarsai mengundang segenap anggota MPKAS untuk berbuka puasa bersama di Jakarta. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 11 Juni 2016 yang bertempat di ruang khusus di RM, Garuda, di Jakarta Pusat. Mulai jam 17.00 WIB para anggota telah hadir di lokasi.

Alhamdulillah, kegiatan ini dihadiri lebih kurang 15 orang anggota MPKAS dan yang teristimewa hadir Bpk. Afrial (staff senior dari PT. KAI)  dan Yuni (wartawan). Dalam pertemuan tersebut, setelah acara berbuka bersama dilaksanakan presentasi dan flashkback atas kegiatan MPKAS oleh Bpk. Kurnia serta Pak Afrial yang menampilkan foto-foto nostalgia dengan peran Kereta Api di Ranah Minang.

Yang membanggakan dalam pertemuan tersebut, hadir senior pendiri MPKAS, Bpk. Dr. Saafrudin Bahar serta Ibu, dalam kesempatan tersebut Bpk. Saaf menyampaikan rasa syukur atas terus berlanjutnya kegiatan MPKAS ini, sebagaimana beliau sampaikan “Saya sangat bersyukur dengan kemajuan nyata yg dicapai dalam revitalisasi kereta api di Sumatera Barat, yang tentu saja mengingatkan saya pada pak Chaidir Nien Latief, yang sangat gigih mendorong segala fihak untuk mendayagunakan asset ekonomi yg langka ini. Syukur ada tenaga-tenaga muda yg cukup ” gila ” utk menindaklanjutinya secara habis-habisan, khususnya Kurnia Chalik, Yulnofrins Napilus, Hadi Saputra, dan lain-lainnya. Semula hampir tidak bisa saya bayangkan mereka ini mampu membawa Mak Itam dari Ambarawa ke Sawahlunto. Hanya orang yg benar-benar kasmaran yg mampu melakukan hal itu.
Tentu saja saya senang bertemu dgn pak Afrial, ” komandan lapangan” yang selain sangat profesional juga sangat rendah hati. Saya sangat yakin, jaringan kereta api ini mampu menjadi lokomotif pembangunan ekonomi Sumatera Barat, karena peluang ada, anggaran ada, semangat ada, keahlian ada.
Ada beberapa saran  :

  • Program revitalisasi jaringan kereta api ini masih bersifat sektoral, belum merupakan bagian integral dari keseluruhan pembangunan daerah Sumatera Barat.
  • Bersamaan dgn pembangunan kembali jaringan kereta api ini perlu disiapkan pembangunan daerah di sekitarnya, dengan mendidik, menyadarkan, dan melibatkan masyarakat setempat, baik utk memanfaatkannya maupun utk menyadari risiko keamanannya.
  • Perlu direncanakan pembangunan beberapa lokasi simpul-simpul strategis seperti Koto Baru, Padang Panjang, Kayu Tanam, Lubuk Alung, Duku, Singkarak, Solok, Sawahlunto ; Baso, Payakumbuh.
  • Rute Kayu Tanam – Padang Panjang juga bisa dimanfaatkan utk menguraikan kemacetan, dengan membawa mobil- mobil penumpang dengan ” flat car “,  yg hanya akan memakan waktu sekitar 30 menit.
  • Seluruh jalur bisa dimanfaatkan secara terencana oleh mobil penumpang biasa yg dilengkapi dgn roda besi utk bisa jalan di atas rel.
  • Untuk memfasilitasi dan mengoordinasikan terwujudnya pembangunan yg berwawasan kawasan ini perlu segera dibentuk Badan Promosi Pariwisata Sumatera Barat (” West Sumatera Tourism Promotion Board “), yg sudah lama digagas. Sebaiknya di bawah pimpinan langsung pak Wakil
  • Saya sangat menghargai kegigihan bung Kurnia Chalik utk membuat terowongan antara Indarung- Solok, yg hanya berjarak 27 km, apalagi teknologi ada, keahlian ada, dan anggaran bisa diperjuangkan.

Demikian saran penting dari Pak Saaf selaku penasehat MPKAS. Tak Lupa dalam kesempatan tersebut, Pak Kurnia Chalik menyampaikan pesan bahwa upaya MPKAS untuk menghidupkan kereta api disumatera Barat akan terus kami upayakan semaksimal mungkin sebagai bagian dari bakti kami terhadap kampuang.

Moment buka bersama ini juga merupakan bagian ucapan selamat bertambah usia kepada pak Kurnia dan Yuni, semoga disisa umur yang ada selalu diberkahi Allah SWT dan terus mengabdi ke kampuang dengan ikhlas.

Hadir dalam pertemuan tersebut diantara, Bpk. Miko (Ketua RantauNet, milis yang melahirkan MPKAS), Nofendri (admin Rantaunet), Boby Lukman, dan banyak lainnya. Semoga pertemuan ini akan menambah semangat anggota MPKAS untuk terus berbuat untuk ranah. Diakhir kegiatan, Pak Kurnia juga menyampaikan, bahwa kegiatan buka bersama ini juga akan diadakan di Kota Padang dalam waktu dekat ini [Ephi].

 

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

18 − nine =