Buka Bersama MPKAS dengan ASATI di Padang

mpkas.org – Dalam upaya untuk terus menjalin dan memperkuat silaturahmi antar angggota MPKAS serta ASATI (Association of Sales Travel Indonesia), Selasa, 21 Juni 2016, bertempat di Rumah Makan Lamun Ombak Padang, diadakan buka bersama sekaligus merayakan hari jadi dari ketua MPKAS, Bpk. Kurnia Chalik dan Yuni (anggota MPKAS). Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh tim reporter AN TV Sumbar yang juga langsung mewawancarai MPKAS tentang segala hal yang telah dilakukan dan yang akan dilakukan MPKAS terhadap revitalisasi Kereta Api di Sumatera Barat. Tidak hanya itu, RRI Bukittinggi juga secara khusus hadir guna meliput kegiatan MPKAS ini.

bukber2pdg
Foto Bersama peserta buka bersama di depan RM. Lamun Ombak Khatib Sulaiman – Padang
bukber3pdg
Ki-Ka : Yuni, Yuhefizar (Ephi Lintau), Arland, Kurnia Chalik

bukber1pdg

Dalam kesempatan tersebut, Bpk. Kurnia Chalik optimis dan yakin, bahwa ide MPKAS untuk membangun short cut antara Padang dan Solok dapat terwujud, tentunya melalui peran pemerintah. Untuk itu MPKAS akan terus berjuang dengan berbagai cara untuk mewujudkannya, karena dengan terbangunnya terowongan ini maka akan terbentuk jalur lingkar kereta Api di sumbar yang nantinya akan membawa efek positif terhadap peningkatan ekonomi dengan lancarnya moda transportasi Kereta Api yang mampu mengangkut barang, orang dan lainnya dalam jumlah yang besar. Untuk itu, dukungan yang besar dari Pemprov sumbar dan pemda sangat diapresiasi.

ASATI dalam kesempatan tersebut juga menyatakan support terhadap program-program kerja MPKAS serta siap mendukung nantinya, karena kereta api telah menjadi salah satu fasilitas wisata yang diminati saat ini, apalagi jika segera beroperasi loko uap e1060 (Mak Itam) yang di sawahlunto. Hal ini nantinya akan mampu mengenjot pariwisata Sumbar. Kami sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Bpk. Kurnia Chalik dan MPKAS untuk kereta Api sumbar, ujar ibu Ade selaku ketua ASATI, yang diamini oleh Bpk. Arland dari ASATI pusat dan segenap anggota ASATI yang hadir malam itu.

Semoga upaya-upaya ini menjadi catatan sejarah tersendiri bagi perkembangan kereta Api di Sumatera Barat. [ephi]

Post navigation

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

three × 5 =